Jumat, 01 Mei 2009

Protokol TCP/IP ??? Apaan tuch.....

Protokol TCP/IP

Dalam memahami dan mempelajari protokol TCP/IP SANGAT dianjurkan untuk mengenal bilangan biner (binary numbers) dan bilangan heksadesimal. Terms : 1 byte = 8 bits, Istilah byte biasanya disebut juga oktet (octet)
Agar paket data yang dikirim mengetahui data harus dikirim dari dan ke mana, setiap device dalam network TCP/IP mempunyai apa yang disebut sebagai alamat IP (IP address), IP address digunakan sesuai dengan alokasi IP yang diberikan kepada suatu network. Cara pengalamatan IP ini menggunakan ketentuan kelas yang ditetapkan IANA (Internet Address Network Authority). 2 Address dalam IP yaitu Network (Net id) dan Host (Host id)

Class A :
- Dimulai dari alamat IP 0 s/d 127
- Jumlah network 127
- Jumlah nodes 16.777.214
- Bit pertama 0 (nol)
- # bit netid 8 bit

Class B :
- Dimulai dari alamat IP 128 s/d 191
- Jumlah network 16.383
- Jumlah nodes 65.534
- Bit pertama 1 0 (satu-nol)
- # bit netid 16 bit

Class C :
- Dimulai dari alamat IP 192 s/d 223
- Jumlah network 2.097.151
- Jumlah nodes 254
- Bit pertama 1 1 (satu-satu)
- # bit netid : 24 bit
Contoh alamat : 192.244.179.10 (desimal) = dotted decimal

Class D :
- Dimulai dari alamat IP 224 s/d 239
- Digunakan untuk multicast paket

Class E :
- Dimulai dari alamat IP 240 s/d 255
- Dicadangkan untuk eksperimentasi

Alamat IP Khusus

Alamat 127.x.x.x khusus digunakan untuk melakukan loopback. Sehingga paket data dikirim dan dikembalikan pada device yang sama. Contohnya alamat 127.0.0.1 dapat digunakan untuk memeriksa apakah konfigurasi TCP/IP dalam
komputer itu sendiri telah berjalan dengan baik.

Host address (hostid) 0 (nol) atau seluruhnya 1 tidak digunakan untuk alamat suatu host. Alamat 0 ini digunakan sebagai alamat dari network itu sendiri. Contoh : alamat IP 133.51.0.0 menunjukkan network 133.51 yang merupakan network klas B. Dan alamat IP 133.51.255.255 merupakan alamat broadcast (broadcast address). Dikenal pula istilah local broadcast yaitu 255.255.255.255, yang digunakan sebagai jenis broadcast, contohnya dalam suatu LAN yang tidak melalui router.

Alokasi IP bebas untuk intranet :
Ø Class A --> subnet 10.0.0.0
Ø Class B --> subnet 172.16.0.0 - 172.31.255.255
Ø Class C --> subnet 192.160.0.0 - 192.168.255.255

Internet Protocol (IP)

Sebagai dasar dari komunikasi data, pemahaman layer akan lebih jelas jika kita mengerti terlebih dahulu tentang dasar dari OSI 7 layer. Karena banyaknya penggunaan istilah 'protokol'dan agar tidak membingungkan ; lakukan identifikasi protokol dengan mengasosiasikannya langsung pada layer mana protokol tsb. digunakan. Contoh : protokol Ethernet, merupakan protokol layer Data Link.
Fungsi dari Internet Protocol (IP) adalah memindah datagram antar interkoneksi jaringan melalui satu modul ke modul lainnya hingga mencapai tujuannya. Pemilihan jejak (path) jalur datagram untuk mencapai alamat tujuan dikenal dengan istilah routing.

Ada dua dasar dari fungsi Internet Protocol (IP) yaitu addressing (pengalamatan) dan Fragmentation (pemecahan datagram menjadi unit-unit kecil). IP menggunakan field dalam "internet header" untuk melakukan pemecahan
(fragment) dan merangkai kembali datagram tsb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar